Membicarakan tentang kasus hukum di Indonesia, sepertinya tak akan ada hentinya dengan berbagai artikel viral menghiasi media. Banyak diantaranya yang terlihat aneh dan bahkan membuat kita tertawa. Bagaimana bisa ada kasus yang berat namun dijatuhi hukuman ringan, atau bahkan kasus yang sebenarnya sepele namun dibawa ke meja hijau dan di jatuhi pidana?

Kasus Hukum Paling Konyol

Inilah 5 kasus hukum paling aneh di Indonesia. Meski aneh, kasus ini tetap terjadi dan menjadi bahan yang seharusnya bisa mengevaluasi hukum di negeri ini.

  1. Jualan Benih Jagung Kok Dipenjara

Kasus hukum paling aneh di Indonesia pertama adalah kasus yang menimpa Tukirin dan Kuncuro. Mereka  adalah 2 pria yang sedang mencoba keberuntungannya menjadi penjual benih jagung hibrida di Kediri, Jawa Timur. Namun apa daya, mereka justru dianggap telah melanggar Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1992 karena tidak memliki lisensi untuk menjual benih jagung hibrida dan membajak merek terkenal. Padahal sebenarnya mereka hanyalah seorang petani yang tak mempunyai maksud melakukan hal tersebut.

  1. Dituduh Mencuri Jati Milik Sendiri

Tidak pernah terlintas sedikitpun dalam benak nenek Asyani bahwa dalam usianya yang sangat tua akan meringkuk di jeruji besi. Kini nasib buruk menimpanya. Usai menitipkan kayu jati miliknya di pengusaha mebel, ia dituduh menebang kayu milik perhutani. Ketika persidangan, nenek Asyani tak hentinya meneteskan air mata, dia tidak tahu sebenarnya apa kesalahan yang telah ia lakukan hingga harus mendapatkan vonis seperti itu. Terlihat janggal dan aneh bukan?.

  1. Mencuri Sandal Jepit Dihukum 5 Tahun Penjara

Sepertinya pencurian sandal jepit sudah menjadi fenomena yang biasa di Indonesia apalagi dalam keramaian. Memang mencuri adalah perbuatan salah dan sepantasnya di hukum. Namun, asungguh aptut dipertanyakan pada kita semua, pakah pantas seorang bocah remaja yang baru 15 tahun dihukum 5 tahun penjara hanya karena mencuri sandal jepit. Apakah sandal jepit harganya sepadan dengan uang yang didapatkan para koruptor?

  1. Seorang Kakek Mencuri 2 Batang Sabun, Diganjar 14 Hari Dinginnya Penjara

Selanjutnya adalah kasus yang menimpa kakek tua bernama Sardjo bin Raswad. Ketika itu kakek Raswad mengambil 2 batang sabun dan setengah kilogram kacang hijau dan tidak membayarnya dikasir karena tidak mempunyai uang. Dalam persidangan kakek Raswad telah mengakui perbuatannya itu dan mengaku bersalah. Namun, anehnya hanya karena senilai Rp. 13.450 itu sang kakek tua harus merasakan dinginnya jeruji besi selama 14 hari.

  1. Kreativitas Merakit Televisi Membawa Pria Lulusan SD Masuk Bui

Kasus hukum paling aneh di Indonesia terakhir adalah akibat kreativitas MK pria berusia 41 tahun. Meskipun hanya lulusan SD nyatanya MK mampu membuat televisi baru dari piranti bekas seperti tabung dan layar kaca. Sayangnya bukan apresiasi yang di dapatkan MK, ia malah dituduh menjual barang elektronik tak berstandar dan berbahaya. Memang benar harusnya setiap elektronik yang beredar harus melewati uji kualitas, namun apakah pantas hanya karena mendaur ulang barang bekas MK harus masuk penjara?.

Demikianlah 5 kasus hukum paling aneh di Indonesia. Itu adalah sebagian potret kecil hukum di Negara kita. Bagaimana apakah hatimu tergugah untuk menjadi aparat penegak hukum yang adil dan mengayomi kaum lemah? Hukum memang menerapkan prinsip kesamaan di depan hukum, tapi bukan berarti seorang yang kaya mencuri sama dengan orang miskin mencuri. Semoga nilai keadilan hukum lebih dipertegas lagi, dan tak perlu lagi ada artikel viral yang menampilkan wajah kelam hukum kita.